Contoh Tugas Membuat Teks Berita
Damai Lebaran di Desa Ngembalrejo, Kudus
KUDUS – Tidak terasa bulan Ramadhan yang penuh berkah sudah berlalu. Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, orang sudah beramai – ramai berkunjung ke kampung halaman untuk saling bermaaf - maafan, menyiapkan aneka kue untuk para tamu, serta membeli banyak keperluan untuk hari raya. Perayaan hari raya Idul Fitri di kota Kudus dimulai dengan takbir keliling kota saat malam hari. berbagai masjid di kota Kudus berlomba - lomba untuk ikut menyemarakkan hari raya dengan mengadakan pawai serta menghias mobil dengan berbagai bentuk untuk dipertunjukkan keliling desa.
Salah satu masjid yang turut serta mengadakan takbir keliling adalah Masjid Al-Huda, Kauman, Ngembalrejo, Kudus. Sebelum memulai acara takbir keliling ini, diadakan acara Khataman dan Buka Bersama di masjid. Takbir Keliling ini dimulai dengan berkumpul terlebih dahulu di Serambi masjid setelah isya’ sekitar pukul 19.30 WIB. Panitia dalam acara ini yaitu RIMA atau Remaja Islam Masjid Al – Huda, Kauman, Ngembalrejo, Kudus.
Pada keesokan harinya, tepatnya pada tanggal 5 Juni 2019 yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H diadakan acara Sholat Idul Fitri 1440 H di lapangan PT. Jambu Bol, Ngembalrejo, Bae, Kudus dengan Remaja Islam Ngembalrejo Kudus (RINK) sebagai panitia pelaksana acara.
“Acara ini dipanitiai sama RINK mbak, kalau yang RIMA itu turunan dari RINK. Target acara ini mulai setengah 7. Pesertanya sekitar 600 orang an. Persiapannya dipersiapkan RINK oleh sendiri”, ujar Ale panitia acara dari RIMA.
Dengan diimami oleh Ustadz H. Salman, serta Ustadz Harun Muafiq sebagai khotib, acara ini dimulai pada pukul 06.23 WIB. Ramai, damai, dan suasana bermaaf - maafan satu kampung terasa dalam acara ini.
“Menurut saya, sholat idul fitri kali ini lebih ramai dari biasanya, sampai pojok belakang situ mbak. Harapannya sih panitia lebih cepat mengatur shaf sholat, lalu tikar untuk jamaah bisa ditambah” tambah Naya, peserta sholat idul fitri di lapangan PT. Jambu Bol, Ngembalrejo, Bae, Kudus.
Dalam Khutbah yang disampaikan, khotib berpesan bahwa mempersayaratkan puasa agar kedamaian dapat tercipta. Manfaat puasa juga tidak hanya untuk badaniah saja, namun juga untuk manfaat spiritual dengan berkirim pesan, meminta maaf, dan menjadikan momentum ramadhan menjadi momentum persatuan dengan mengesampingkan perbedaan. Apalagi sekarang sedang terjadi era pemilu, di mana puasa juga harus menjaga diri dari berita bohong atau hoax, dan tidak menyebarkan ujaran kebencian serta status yang bernada pamer. Mari kita jadikan ramadhan tahun ini menjadi ramadhan yang penuh kedamaian.
Reporter
Comments
Post a Comment