DEFINISI KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN FITUR - FITURNYA DALAM MEDIA SOSIAL

               Definisi dari komunikasi interpersonal adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan yang berlangsung dalam situasi tatap muka antara dua orang atau lebih, baik terorganisasi maupun pada kerumunan orang. Ketika kita berbicara dengan orang tatap muka, kita menyadari konteks fisik langsung mereka, yang tidak demikian halnya dengan banyak interaksi online dan digital yang itu lebih sulit untuk menafsirkan orang lain. Juga, karena komunikasi nonverbal dibatasi online dan terutama secara digital, mungkin kehilangan makna, terutama pada tingkat hubungan.

 

Contoh fitur – fitur komunikasi interpersonal berlaku untuk media sosial adalah,  

1.      Selective : di dalam media sosial setiap orang akan memilih dengan siapa ia berkomunikasi. Sebagai contoh, kita hanya membagikan momen momen tertentu dalam instagram kepada orang tertentu atau disebut close friend, dan berhati hati juga dalam memilih konten yang akan disebarluaskan melalui media sosial.

2.      Systemic : sistem yang ada di masyarakat mempengaruhi komunikasi. Sebagai contoh, latar belakang seseorang, baik sosial, budaya, pendidikan dapat dipresentasikan melalui apa yang mereka sebarluaskan lewat media sosial.

3.      Proses : komunikasi juga mengalami perkembangan atau proses yang berubah ubah. Definisi tentang komunikasi antarpribadi juga menekankan proses perubahan komunikasi yang terjadi seiring waktu. Contohnya dengan perkembangan surat menjadi e-mail, lalu menjadi SMS, dan berkembang menjadi DM, PM dalam media sosial sekarang ini.

4.      Personal knowledge : Seseorang dengan personal knowledge mereka yang tinggi akan menggunakan pengetahuan mereka dalam berkomunikasi. Mereka menggunakan pengetahuan mereka yang luas agar tidak dipermainkan. Sebagai contoh, sebagai orang yang berpendidikan, kita tidak boleh sepenuhnya langsung percaya terhadap suatu berita yang disebarluaskan dalam media sosial. Kita harus mencari terlebih dahulu kebenarannya agar tidak mudah termakan berita bohong di media sosial.

5.      Meaning creating : Definisi kami tentang komunikasi antarpribadi juga menyoroti makna, yang merupakan inti dari interaksi kami melalui media sosial. Seseorang di media sosial saat bertukar informasi, mereka memiliki atau menafsirkan makna yang berbeda beda. Norma yang muncul untuk menggunakan media sosial juga menantang beberapa makna lama. Contohnya pada saat menghadiri rapat berarti hadir secara fisik dalam rapat. Namun semakin banyak orang mengirim atau memeriksa teks saat rapat, yang mana mungkin berarti mereka sebagian hadir secara fisik dalam beberapa ruang, namun tidak sepenuhnya hadir secara psikis.

 

Comments