Beli Mobil Saat Pandemi? Bagaimana Pertimbangannya? (Teori)
Terdapat banyak hal yang mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian. Sebelum itu, penting untuk memahami aturan perilaku konsumen terlebih dahulu. Pemasar harus mempelajari proses yang terjadi dalam benak konsumen yang mana akan berakhir dengan membeli, menggunakan, atau membuang barang atau jasa berdasarkan kebutuhan atau keinginan mereka. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses tersebut adalah perspektif konsumen dan pemasar, konsumen, segmentasi pasar, demografi, budaya, teknik pembelian atau konsumsi, perspektif, nilai, personality, sikap, kelompok, sosial, dan lain lain.
Di masa seperti ini, dimana terjadi pandemi virus corona yang melanda Indonesia, dampak yang sangat terasa selain kesehatan adalah dampak ekonomi yang melemah, yang juga berpotensi mendorong peningkatan angka pengangguran dan kemiskinan. Beberapa pertimbangan yang dapat diambil konsumen sebelum terjadi pandemi adalah kualitas, nilai, harga, testimoni dan nilai tambah suatu produk atau jasa.
Namun, di saat pandemi, konsumen akan lebih mementingkan harga dan nilai barang. Hal ini disebabkan karena kebijakan PSBB yang terjadi, menyebabkan parahnya dampak ekonomi, dan orang harus menghemat uangnya di saat pandemi. Merupakan keputusan sulit untuk membeli sebuah produk kendaraan, terkhusus mobil. Apabila pembelian mobil tersebut memang diperlukan, maka harga kendaraan yang murah dan sesuai dengan kualitas produk terutama yang memiliki nilai tambah akan diutamakan. Teknik pembelian juga penting. Pembelian produk kendaraan terkadang sulit untuk dilakukan secara online, dikarenakan kendaraan merupakan kebutuhan tersier yang sangat penting bagi yang membelinya. Setidaknya, calon konsumen akan mendatangi tempat distributor resmi untuk bertanya tanya, melihat show off mobil, dan menjadi yakin untuk membeli. Proses pembentukan keputusan konsumen pada saat pandemi juga berubah.
Calon konsumen pertama akan mengenali masalah berdasarkan kebutuhan dan kepentingan untuk membeli mobil di tengah pandemi. Apakah itu perlu, dibutuhkan segera, tidak bisa ditunda, dan lain lain. Kedua, calon konsumen akan mencari informasi terkait untuk menyelesaikan masalahnya, baik internal (mencari spesifikasi, bentuk, warna yang diinginkan), atau eksternal (pengalaman orang lain, masukan dan sharing). Ketiga, calon konsumen akan mengevaluasi setiap poin poin alternatif keputusan, yang dapat berupa pilihan pilihan terkait kendaraan yang akan dibeli. Keempat, calon konsumen akan melakukan proses keputusan pembelian dimana terdapat banyak hal yang dipertimbangkan (diatas). Yang terakhir, konsumen akan melakukan evaluasi pasca – pembelian.
Rujukan :
Solomon, M. R. (2007). Consumer behaviour: buying, having, and being. New Delhi, Prentice Hall.
https://magazine.job-like.com/pertimbangan-konsumen-membeli-produk/
http://ciputrauceo.net/blog/2015/6/11/perilaku-konsumen
https://www.jurnal.id/id/blog/perubahan-perilaku-konsumen-saat-pandemi-corona/
Comments
Post a Comment