Citra, Persepsi, dan Kaitannya dengan Iklan Brand atau Iklan Layanan Masyarakat

 

Citra bisa diterima secara homogen sama pada setiap anggota masyarakat atau sebaliknya setiap orang mempunyai pemahaman dan persepsi yang berbeda. Maksudnya adalah citra yang berusaha ditampilkan oleh suatu produk, perusahaan, ataupun merek akan sama karena perusahaan tersebut memiliki dasar dalam citranya yang telah ditetapkan, sehingga dapat dilihat sebagai hal yang homogen dalam kepala konsumen. Contohnya adalah brand emina. Brand Emina, dalam iklannya dengan citra yang ingin ditampilkan adalah sosok remaja yang feminin, ceria, riang, dengan formula yang ringan dan aman digunakan sehari hari serta harga yang terjangkau. Masyarakat yang melihat iklan dapat melihat hal ini secara keseluruhan.

Sedangkan, citra juga dapat ditangkap oleh setiap orang karena setiap orang memiliki pemahaman dan persepsi yang berbeda beda. Maksudnya adalah citra yang sudah ditampilkan dalam iklan maupun pemasaran dapat berarti berbeda dalam benak konsumen, terkait dengan proses penyerapan (citra), ketertaikan, makna produk, atau citra produk yang dihasilkan. Hal ini diakibatkan oleh persepsi atau cara pandang yang berbeda beda pada setiap orang dikarenakan banyak faktor, seperti keyakinan, gaya hidup, sosial, ekonomi, dan lain lain. Contohnya adalah citra Emina yang ingin ditampilkan diatas dapat berarti berbeda pada setiap orang, seperti A mengatakan bahwa citra emina adalah friendly, teenager only, dan girly, sedangkan B mengatakan lovely, natural beauty, dan feminin. Namun semua citra yang ditangkap dalam benak konsumen tidak akan jauh dari citra yang berusaha dipersepsikan perusahaan.

Citra kasus jika dikaitkan dengan pentingnya iklan layanan masyarakat sebagai penanganan pemerintah masalah virus corona adalah sebagai berikut. Bagaimanapun, pemerintah ingin mengatasi masalah virus corona ini. Sekarang, semua terfokus kepada pandemi, dikarenakan mempengaruhi negara dalam sektor ekonomi, sosial, dan lain lain. Dalam menanganinya, pemerintah juga perlu sosialisasi kebijakan, iklan layanan masyarakat, pemberian bantuan materi, dan penyedia kebutuhan medis. Dalam iklan layanan masyarakat, citra pemerintah yang ingin ditampilkan sebenarnya adalah peduli terhadap rakyat dengan membuat masyarakat sadar tentang bahaya virus corona, gejalah virus, dan manfaat pencegahan dini virus. Selain itu, memberikan informasi yang akurat, baik tentang jumlah korban, cara mencegah, dan lain lain. Hal yang diharapkan pemerintah adalah agar masyarakat menyadari atau lebih sadar akan prioritas masalah bangsa saat ini yang harus diselesaikan bersama. Untuk itu, iklan layanan masyarakat dari pemerintah sebisa mungkin menciptakan prioritas penanganan masalah virus corona sebagai persepsi publik. Virus corona, bahayanya, gejalanya, cara penanganannya, atau entah apapun yang diterima publik, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hingga menanamkan perilaku sebagai wujud citra yang dipersepsikan.

Comments