Kemampuan Komunikasi dalam Dunia Virtual
Dalam dunia virtual, kita juga dapat menerapkan keterampilan komunikasi seperti melalui group chat untuk kelompok. Bedanya, dalam dunia virtual tidak dapat melihat hal hal ketika komunikasi face to face, seperti eye contact, gesture tubuh, ekspresi muka, dan lain lain. Bentuk ketrampilan komunikasi dalam virtual juga berbeda, contohnya kata kata yang dibuat harus menimbulkan kesepahaman, bukan malah membuat bingung, mendengarkan dan member respon dengan cara merespon chat anggota, serta memberikan isyarat non verbal yang tepat. Gestur pun juga seperti itu.
Cara mengatasi yang paling efektif menurut saya adalah dengan belajar, mencari wawasan, serta tidak banyak melakukan hal hal yang kurang tepat atau diluar prosedur ketika kita sedang mencoba memahami seseorang melalui gestur, agar saling mencapai kesepahaman makna, atau tidak terjadi kesalahpahaman.
Konsep diri dan siapa diri anda membentuk komunikasi dan hubungan anda dengan orang lain. Konsep diri anda juga mempengaruhi hubungan orang lain dengan anda. Dalam rangka mengurangi ketidakpastian yang terjadi ketika berkomunikasi dalam kelompok, orang akan dengan cepat menilai perilaku orang lain. Konsep diri berpengaruh terhadap ketrampilan komunikasi. Uraian dari konsep diri seperti Gender, Orientasi Seksual, Budaya dan Peran, akan mempengaruhi bagaimana seseorang akan mendengarkan, berkomunikasi verbal dan non verbal, serta berkata kata.
Comments
Post a Comment